Kamis, 28 Januari 2016

Pengertian Difusi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Difusi
(difusi via pixabay)

Tahukah anda apa arti difusi?
Difusi adalah suatu proses mengalirnya atau berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. – Wikipedia
Yang dimaksud dengan konsentrasi disini adalah kadar atau persentase dari suatu bahan kandungan dalam larutan. Misal konsentrasi kafein dalam kopi.

Kalau disederhanakan, inti dari difusi adalah peristiwa saat anda memasukkan cairan A kedalam cairan B, kemudian lambat laun cairan A akan bercampur dengan cairan B. Seperti halnya gula yang dicelupkan kedalam teh. Gula akan mencoba bergerak meninggalkan konsentrasi tinggi ke bagian teh yang konsentrasinya rendah sehingga teh tersebut menjadi manis. Proses kita mengaduknya dengan sendok juga dapat mempercepat proses difusi.

Difusi
Apakah sampai sini sudah paham?

Contoh lain dari difusi adalah sebagai berikut:

Tempat
Partikel yang bergerak
Dari
Menuju
Daun
Karbon dioksida
Celah udara diantara sel Mesopil
Kloropas
Dapur
Aroma masakan
Ruang dapur
Keluar pintu dapur
Daun
Oksigen
Stomata
Lentisel daun
Botol
Udara
Dalam botol
Keluar dari botol

Sederhana sekali bukan proses difusi itu? Pastinya anda sudah paham bukan? 

Pengertian Difusi Lain Secara Umum

Menurut KBBI, difusi adalah percampuran gas atau zat cair di luar daya mekanik. Maksudnya adalah percampuran atau perpindahan zat tersebut tidak dapat dibendung atau ditahan oleh mesin atau alat kerja lainnya.

Pengertian difusi yang sudah dijelaskan diawal tadi adalah definisi menurut pandangan fisika dan biologi, tapi ada juga istilah difusi dalam linguistik, apakah itu?

Difusi dalam linguistik dikenal sebagai ‘difusi bahasa’ yang berarti pengaruh migrasi dan pengalihan pranata budaya melewati batas-batas bahasa, khusunya inovasi dan peminjaman. Contoh difusi bahasa adalah istilah ‘kutu’ dalam bahasa melayu menjadi kata ‘cootie’ dalam bahasa inggris yang dibawa oleh orang eropa.

Adapun istilah difusi lainnya seperti:
  • Difusi cahaya, adalah penyebaran cahaya atau pemancaran cahaya yang arahnya menyebar ke segala arah.
  • Difusi hukum, adalah penyebaran hukum di kalangan masyarakat agar diketahui dan dipahami meskipun belum tentu ditaati oleh masyarakatnya.
Itulah beberapa istilah difusi dari berbagai macam lingkup disiplin ilmu, mulai dari sains, hukum, dan bahasa.

Rabu, 27 Januari 2016

Kumpulan Kata Bijak, Nasehat, Pitutur Cak Nun

pitutur, nasehat, kata bijak cak nun
(Kata bijak Cak Nun
Mixed with wikipedia.org)
Cak Nun atau Emha Ainun Najib adalah seorang budayawan sekaligus sastrawan yang sudah memiliki banyak sekali karya luar biasa. Beliau sering membuat puisi dan essay yang memiliki cita rasa dan opini tingkat tinggi.

Cak Nun seringkali memberikan pitutur dan perkataan yang bijak, memotivasi, dan meskipun dirasa agak sedikit ngawur bagi orang yang tidak kenal dekat dengannya, tapi perkataannya memiliki kebenaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Seperti misalnya dahulu Cak Nun pernah berkata dalam suatu pengajian rutinnya. Beliau bilang bahwa semua orang itu sesungguhnya sesat, termasuk ulama, kiai, dan habib di Indonesia. Otomatis orang-orang yang mendengar Cak Nun berkata demikian langsung bingung sekaligus marah. Tapi itu biasanya terjadi pada orang yang baru mengenal beliau.

Cak Nun kemudian menjelaskan, “Kalau orang-orang merasa tidak sesat. Ya tidak perlu sholat lagi. Karena dalam sholat ada pernyataan, ihdinash shiratal mustaqim(tunjukilah kami jalan yang benar). Kalau sudah merasa benar, kan tidak perlu sholat lagi.” – kemudian para jemaahnya tersenyum seolah berkata dalam hati, “Oh iya ya.”

Banyak sekali penuturan dari Cak Nun yang anti-mainstream tapi juga cerdas dan bijaksana. Berikut kami sajikan juga beberapa kata-kata bijak yang sering dituturkan oleh Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun:
Aku menyebut diriku muslim saja aku tak berani
Karena itu adalah hak prerogatif Allah
Untuk menilai aku ini muslim atau bukan.
Apa saja yang kita perbuat dalam keberlangsungan hidup ini ialah pelombaan dalam kebaikan
Bukan perlombaan siapa yang lebih unggul satu sama lain.
Cinta bukanlah bertahan seberapa lama
Tetapi seberapa jelas dan ke mana arahnya.
Dakwah yang utama bukanlah ucapan
Melainkan perbuatan
Orang yang berbuat baik sudah pasti berdakwah.
Dan sesungguhnya yang ditunggu orang adalah output sosial dari shalat kita.
Dunia ini masih dipimpin oleh seseorang yang lebih memilih kenyang meskipun dirinya harus dijadikan budak
Daripada lapar tetapi bertahan harga dirinya.
Ibadah adalah input, bukan output. Perbuatan sosial kita lah yang menjadi output dari ibadah kita.
Ihdinash shirotal mustaqim
Diucapkan karena hidup kita belum pasti lurus
Itu berlaku bagi siapa saja
Entah itu orang alim, kiai, ustad, sufi, dan sebagainya.
Jangankan hanya dihina, diinjak, dan dicampakkan. Aku tak menjadi diriku saja tak masalah bagiku. Aku tak hidup di dunia ini pun juga bukan masalah. Masalah jika Tuhan sampai protes kepadaku.
Kami takut teror karena kami masih berhutang persaudaraan, keadilan, dan dialog kepada sesama manusia.
Katakanlah pada dirimu sendiri, “Aku ini bukan orang baik”
Sehingga dengan menganggap dirimu buruk, kamu akan terdorong untuk melakukan kebaikan-kebaikan.
Kemalasan adalah bentuk ketidakjujuran terhadap anugerah Tuhan atas potensialitas kerja hamba-Nya.
Salah satu unsur cinta dewasa adalah empati
Kalau kekasih kita haus
Kita yang gugup mencarikan air minum
Kalau kekasih kita terluka
Perasaan kita yang mengucurkan darah.
Orang menikmati terangnya lampu tanpa mengingat kabel listrik
Penyanyi, pembaca puisi, qari, pelukis, mubaligh, penyampai ilmu, pembawa hikmah, atau fungsi-fungsi nilai apa pun
Ialah kabel listrik
Ringkas saja. Hidup ini tidak usah terlalu engkau rencanakan. Kalau hatimu isinya niat baik, niat baik, niat baik, insyaallah jadi.
Sebelum beragama
Jadilah manusia terlebih dahulu.
Singgasana rakyat
Adalah di panggung utama negara
Bukan di tempat-tempat becek
Raih dan pertahankan itu.
Tak usah mati-matian menggapai sesuatu yang tak bisa dibawa mati.
Tidak menjadi presiden saja aku berani. Apalagi hanya menjadi seorang presiden. Lha wongnggak jadi apa-apa saja aku berani kok. Jadi, bukan tantangan bagiku untuk jadi apa-apa.
Tuhan setiap hari dihina dan Tuhan tidak merasa terhina oleh hinaan itu
Jadi, Tuhan tidak butuh Anda
Mau baik atau buruk, Tuhan tidak butuh
Itu urusanmu masing-masing
Engkaulah yang butuh Tuhan.
Tuhan tidak sakit hati oleh keingkaran anda
Tetapi Tuhan sangat tersakiti jika anda berpura-pura menyembah-Nya.
Itulah beberapa kata bijak, kata mutiara, dan penuturan memotivasi dari seorang sastrawan Emha Ainun Nadjib. Masih ada banyak sekali kata bijak dari Cak Nun, hanya saja kami tidak bisa menampilkannya semua disini, mungkin akan kami sajikan di lain kesempatan. Terimakasih banyak!

Referensi:

[1] katakate.com

Selasa, 26 Januari 2016

Kumpulan Istilah Ngetren Dari Tahun ke Tahun

Kumpulan Istilah Ngetren Dari Tahun ke Tahun
(mixed with static.guim.co.uk)
Zaman terus bergulir dari waktu ke waktu, hingga muncullah sesuatu yang baru. Seperti halnya dalam berbahasa. Begitulah bahasa, sifatnya berkembang dari zaman ke zaman. Tahun 2016, mungkin sedang ngetren bahasa gaul seperti gabut, baper, hacep, dan sebagainya.

Pernahkah terpikirkan oleh anda bagaimana istilah ngetren jaman dulu pada sekitar tahun 90-an hingga sekarang? Pastinya berbeda dong dengan istilah gaul sekarang.

Di setiap wilayah, komunitas, atau negara pasti ada bahasa ngetrennya. Tak terkecuali juga di Indonesia. Langsung saja simak beberapa istilah ngetren dari tahun ke tahun berikut ini:

Istilah Tahun 90-an

  • ABG

    Singkatan dari “Anak Baru Gede” atau anak yang baru beranjak dewasa kisaran antara umur 15 hingga 20 tahunan. Hingga saat ini istilah tersebut masih sering digunakan.
  • Au Ah Gelap

    Berasal dari kalimat, “Tau ah, gelap” yang berarti tidak peduli atau tidak mau tahu.
    Misal:
    A: “Ayo dong. Mumpung dia lagi single, siapa tau bisa balikan lagi.” (sambil senyum meledek)
    B: “Au ah gelap!” (sambil menggerutu)
  • Bapet

    Merupakan singkatan dari frasa ‘babi ngepet’. Biasanya istilah ini digunakan untuk mengejek seseorang.
    Misal:
    Bapet nih anak. Sukanya cari masalah mulu.”
  • Bokin

    Istilah bahasa prokem untuk istri. Seperti halnya kata ‘bokap’ untuk ‘bapak’, termasuk ‘bokin’ untuk menyebut istri atau bini.
    Misal:
    “Aku nggak bisa pergi sekarang bro. Suruh nemenin bokin.”
  • Cipet

    Istilah lain untuk kata copet (maling).
  • EGP

    Merupakan singkatan dari kalimat “Emang Gue Pikirin” yang berarti tidak peduli. Hati-hati ketika menggunakan kata “EGP” karena biasanya dikatakan dengan nada agak tinggi dan bisa menyakiti.
    Misal:
    A: “Eh, tadi gue ketemu mantan lu.”
    B: “EGP!” (Dengan pasang muka sungut)
  • Ember

    Jaman dulu, kata ini berarti ‘memang’. Tapi sekarng maknanya sudah berubah digunakan untuk menyebut orang yang tidak bisa jaga rahasia.
  • Hebring

    Istilah lain untuk kata ‘keren’ tapi dengan dilebih-lebihkan.
    Misal:
    “Wah sekarang udah keren nih. Motornya baru. Hebring!”
  • Kompas

    Kompas disini berarti palak atau pemerasan. Pada saat itu di tahun 90-an anak-anak sekolah takut pulang sendirian karena takut dikompas oleh preman.
    Contoh:
    A: “Gue takut pulang sendiri bro.”
    B: “Kenapa? Ah cemen lu.”
    C: “Takut dikompas preman.”
  • Ngocol

    Jika ada orang yang menyebalkan atau sombong dengan anda, maka dia itu ngocol.
    Misal:
    “Paimo emang ngocol banget. Suka ngumpetin sandal gue.”
  • Top

    Mungkin istilah ini sudah digunakan sejak dahulu, tapi masih sering terdengar di tahun 90-an bahkan hingga sekarang. Arti dari top adalah bagus, keren atau mantap.
    Misal:
    “Kamu udah top kok. Nggak usah kebanyakan dandan.”
  • Yoi Pace

    Istilah lain dari kata yongkru yang berarti iya atau menyetujuinya. Istilah ini juga dipercaya sebagai asal mula kata ‘yoi’ yang dipenggal dan dibuang kata ‘pace’ nya.
    Contoh:
    A: “Besok jangan sampai telat bro!”
    B: “Yoi pace!”
  • Yongkru

    Yongkru merupakan istilah yang berarti setuju atau mengiyakan. Asal usul kata ini kurang jelas, tapi sangat populer pada tahun 90-an.
    Contohnya:
    A: “Mau pergi kemana nih? Ke lapangan aja yuk, main golf.”
    B: “Yongkru ma men!”

Istilah Tahun 2000-an

  • Burket

    Singkatan dari ‘bubur ketek’, digunakan untuk menyebut orang yang berkeringat sehingga keteknya basah. Istilah ini memang agak jorok.
  • Capcus

    Digunakan ketika ingin melakukan sesuatu dengan segera.
    Misal:
    “Habis belanja langsung capcus pulang.”
  • Cupu

    Istilah yang digunakan untuk menyebut orang yang culun dan lugu.
  • Ilfil

    Istilah ini berasal dari kata bahasa inggris, “Ill Feel” yang berarti “sakit rasa” atau muak dengan sesuatu.
  • Kasian Deh Lo

    Istilah ini pernah ngetren di tahun 2000-an. Pastinya anda sudah tau arti dari istilah ini, yaitu digunakan untuk menunjukkan rasa kasihan pada seseorang tapi dengan sedikit mengejek.
  • Sip

    Berarti mantap, elok, atau hebat. Istilah ini digunakan sebagai rasa kagum atas seseorang atas perbuatannya.
Misal:
“Wah tumben kamu mau ngerjain PR. Sip!” (diikuti mengacungkan ibu jari padanya)
  • So What Gitu Loh

    Isitlah ini mirip dengan kata “EGP” karena berarti ketidakpedulian. Secara harfiah kalimat ini berarti, “Terus Gue Suruh Ngapain?”. Asal usul istilah ini berasal dari sinetron jadul, “Disini Ada Setan”. Di salah satu tokoh dalam acara tersebut, bernama Anya, sering menggunakan istilah itu saat dia tidak peduli akan suatu hal.

Istilah Tahun 2011 – 2015

  • Alay

    Berarti norak dan berlebihan.
  • Joss/Jos

    Artinya sama dengan istilah ‘sip’, yang berarti mantap, elok, oke, atau hebat.
  • Kamseupay

    Singkatan dari frasa, “Kampungan-sekali-udik-payah”. Digunakan untuk menyebut orang yang kampungan.
Selengkapnya lihat di Daftar Istilah Bahasa Gaul 2015

Itulah beberapa istilah ngetren dari zaman ke zaman. Pastinya masih ada banyak sekali istilah ngetren lainnya. Hanya saja kami tidak bisa menyertakannya dalam daftar di atas karena kami menyajikan istilah yang sifatnya paling populer saja. Jika anda ingin menyarankan istilah, anda dapat menuliskannya di kolom komentar. Terimakasih banyak!

Referensi:

[1] Provoke-online.com

Istilah Dalam Penerbangan Lengkap Dengan Penjelasannya!

Istilah Penerbangan
(Terbang via Getty Images)
Mungkin kita pernah mendengar bermacam istilah yang digunakan dalam penerbangan. Entah itu diucapkan oleh seorang pilot, penumpang, atau kita mendengarnya dari media massa. Istilah-istilah penerbangan seperti landing, departure, take off dan sebagainya sering digunakan dalam maskapai penerbangan.

Istilah-istilah tersebut disebutkan dalam Bahasa Inggris karena mungkin sebagian besar istilah tersebut tidak dapat diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, sehingga kita sebagai warna negara Indonesia mau tidak mau harus mengetahui apa makna dibalik istilah tersebut.

Keuntungan kita mengetahui arti dari istilah penerbangan adalah kita jadi memiliki wawasan yang luas dalam lingkup penerbangan (meskipun sebagian dari kita belum pernah menunggangi pesawat terbang). Selain itu, kita jadi tidak kaget jika suatu saat nanti kita berpergian melalui mesin terbang tersebut.

Berikut beberapa istilah dalam penerbangan yang sudah kami sajikan dari berbagai sumber dan juga pengetahuan penulis:
  • Aeronautic

    Ilmu yang mempelajari tentang penerbangan.
  • Airmanship

    Tata krama atau etika penerbangan.
  • Airport Tax

    Pajak penerbangan yang harus dibayarkan ketika proses cek in. Setiap bandara memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Di Indonesia, sejak tahun 2015 mulai diberlakukan peraturan penerbangan perihal pajak yang merujuk pada Peraturan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia No. KP 12 Tahun 2015 bahwa pajak bandara (airport tax) sudah termasuk dalam tiket.
  • Apron

    Tempat parkir pesawat udara.
  • Arrival

    Jam kedatangan penerbangan. Misal, di jadwal tertulis “Arrival: 17.00 WIB” – maka pesawat dijadwalkan untuk sampai pada pukul 5 sore.
  • Aviation

    Lembaga atau institusi penerbangan.
  • Baggage/Bagasi

    Istilah ini digunakan untuk menyebut barang bawaan kita. Kata ‘baggage’ berasal dari Bahasa Inggris yang berarti barang bawaan. Jadi, baggage atau anda juga bisa menyebutnya dengan bagasi, merupakan barang bawaan yang anda sertakan dalam perjalanan udara.
  • Boarding Card/Pass

    Boarding Pass merupakan kartu atau dokumen yang diberikan oleh pihak maskapai kepada penumpang seusai menyerahkan tiket menjelang keberangkatan pesawat. Jadi, Boarding Pass biasanya diperoleh dengan menukarkan tiket pesawat. Boarding pass ini juga digunakan sebagai tanda bahwa anda dipersilakan untuk melakukan penerbangan saat itu juga.
  • Boarding

    Proses memasuki pesawat terbang hingga melakukan penerbangan. Biasanya boarding memakan waktu sekitar 20 menitan. Saat boarding, penumpang akan dicek segala kelengkapannya termasuk barang bawaan. Adapun penumpang diberikan instruksi tentang menyelamatkan diri melalui pintu darurat, dan sebagainya.
  • Booking/Reservasi

    Booking atau reservation adalah proses memesan tiket pesawat baik online maupun offline.
  • Cabin Attendant

    Cabin Attendant sering juga disebut sebagai cabin crew, pramugara/pramugari, flight attendants, atau air hosts/hostesses. Cabin attendant merupakan tim yang dipekerjakan oleh maskapai penerbangan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
  • Cancel

    Calon penumpang batal melakukan penerbangan karena alasan tertentu. Pembatalan harus dilakukan pada hari sebelum penerbangan dijadwalkan. Untuk tindak lanjutnya, calon penumpang bisa melakukan pengembalian uang (refund).
  • Check-In

    Proses pendaftaran ulang yang dilakukan calon penumpang dengan menyerahkan tiket kepada petugas dan menukarkan tiket atau kode booking kepada menjadi boarding pass sebagai tanda sah dia diperbolehkan masuk ke pesawat. Saat cek in, penumpang juga akan menentukan nomor kursi pesawat. 
  • Check-Out

    Kebalikan dari check in, yaitu melakukan registrasi atau lapor diri seusai melakukan penerbangan. 
  • Crash/Accident

    Istilah kecelakaan dalam penerbangan.
  • Dangerous Goods

    Barang bawaan penumpang yang dapat membahayakan keselamatan dalam penerbangan. Daftar dangerous goods meliputi gas LPG, cat semprot, peluru, kompor, deterjen, bensin, atau benda yang dapat membahayakan lainnya.
  • Delay

    Delay adalah ketika pesawat mengalami gangguan waktu seperti keterlambatan berangkat maupun tiba. Bahasa sederhananya adalah penundaan.
  • Departure

    Departure adalah jam keberangkatan pesawat terbang. Misalkan anda akan naik pesawat melalui bandara Halim Perdanakusuma pukul 08.00, maka departure-nya adalah pukul 08.00.
  • Destination/Destinasi

    Kota tujuan penerbangan.
  • Divert

    Pengalihan pendaratan pesawat terbang. Biasanya dikarenakan ancaman-ancaman tertentu yang membahayakan penerbangan seperti cuaca buruk atau ancaman lain yang sifatnya teknis.
  • Emergency Door/Exit

    Pintu darurat dalam pesawat yang digunakan untuk melarikan diri jika terjadi kecelakaan.
  • Flight

    Istilah atau sebutan lain untuk penerbangan.
  • Jet Lag

    Perasaan lelah dan bingung karena perpindahan waktu yang cepat seusai melakukan penerbangan.
  • Landing

    Proses ketika pesawat mendarat.
  • Over Baggage

    Sebuah istilah untuk menjelaskan bahwa penumpang membawa barang bawaan berlebih. Biasanya (setiap peraturan dan kebijakan penerbangan berbeda-beda) penumpang yang mengalami over baggagedikenai denda berdasarkan nominal yang sudah ditentukan.
  • Pax/Passenger

    Sebutan untuk penumpang pesawat udara. Istilah ‘pax’ sendiri merupakan kata yang dipersingkat dari ‘passenger’.
  • Pilot

    Orang yang mengemudikan pesawat terbang. Seorang pilot harus sudah pernah melakukan sertifikasi dan uji kelayakan mampu mengemudikan pesawat.
  • Refund

    Penukaran tiket yang sudah dibeli calon penumpang menjadi uang. Refund dilakukan karena alasan tertentu seperti calon penumpang membatalkan penerbangan. Untuk melakukan refund harus memenuhi syarat yang sudah berlaku. Akan tetapi, refund tidak memberikan pengembalian uang secara utuh. Semakin waktu mendekati jadwal penerbangan, semakin kecil pengembalian uang.
  • RON (Remain Over Night)

    Sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut pesawat yang ditinggalkan di bandara layaknya untuk sekurangnya satu malam.
  • Runway

    Runway adalah area lapang berupa jalan memanjang yang digunakan oleh pesawat untuk mendarat ataupun ancang-ancang hendak terbang.
  • Safety Belt

    Istilah lain untuk sabuk pengaman di dalam pesawat.
  • Schedule

    Schedule atau skedul merupakan jadwal penerbangan yang berisi informasi tentang kapan pesawat berangkat, kapan pesawat tiba, dan seterusnya.
  • Security Check

    Layanan yang dilakukan pihak maskapai dalam memeriksa barang bawaan penumpang sebelum memasuki atau saat keluar dari pesawat terbang. Pemeriksaan biasanya dilakukan menggunakan teknologi khusus yang memiliki sensor pendeteksi alat-alat mencurigakan.
  • Take Off

    Proses pesawat berangkat meninggalkan landasan di bandara menuju destinasi.
  • Ticket/Tiket

    Karcis yang digunakan sebagai bukti pembelian untuk melakukan penerbangan. Tiket tersebut nantinya akan diproses pada saat check in dan ditukarkan dengan kartu khusus yang digunakan untuk mengesahkan penumpang.
  • Transit

    Proses atau keputusan berhenti di bandara lain sebelum tiba di kota tujuan. Pada saat transit, penumpang biasanya diberikan pilihan untuk ganti pesawat terbang atau tetap pada pesawat sebelumnya.
  • Window Seat

    Kursi di dalam pesawat terbang yang dekat dengan jendela, sehingga jika duduk di kursi itu bisa menikmati pemandangan indah angkasa.
Itulah beberapa istilah dalam penerbangan. Seperti biasa, pastinya masih terdapat banyak sekali istilah yang ada dalam penerbangan dan belum bisa kami cantumkan disini. Akan tetapi, kami berusaha menyajikan istilah yang sifatnya penting-penting saja, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda jika anda hendak melakukan penerbangan suatu saat nanti.

Referensi:

[1] Jejak Candra Blog

Sabtu, 23 Januari 2016

Istilah Dalam Stand Up Comedy Lengkap!

Istilah Stand Up Comedy
(Photo mixed with
brick.shorebeat.com)
Stand Up Comedy adalah sebutan untuk lawak tunggal, sebuah pertunjukkan lawak oleh seorang pelawak yang disebut sebagai komika/comic (Bahasa Inggris: Stand Up Comedian). Komika melakukan monolog (dialog satu orang) yang berisi lelucon-lelucon.

Tahukah anda bahwa ada banyak istilah khusus di dalam Stand Up Comedy yang mungkin belum kita ketahui?

Langsung saja mari kita simak istilah-istilah dalam Stand Up Comedy yang sudah kami sajikan dan rangkum menjadi satu dari berbagai sumber:

Act-Out

Gesture atau ekspresi wajah yang dibawakan si pelawak dalam pertunjukannya untuk menguatkan lawakannya. Teknik ini sering digunakan dalam Stand Up Comedy karena tingkat keberhasilannya tinggi.
Contoh:
“Ada cowok keren cuy, pakai handphone touch screen tapi pakai ludah." (sembari memainkan screen HP dengan jari yang telah dibasahi ludah, layaknya menghitung uang). - Mongol

Angle

Perspektif komika dalam memandang suatu subyek atau tema tertentu.

Beat

Dikenal juga dengan istilah take a beat atau juga pauseyang berarti berhenti sejenak untuk melakukan timing dari seorang komika.

Bit

Segmen atau bagian tertentu yang ada pada satu pertunjukan Stand Up Comedy.

Blue Material

Bahan/materi lawakan yang digunakan oleh seorang komika dengan menggunakan kata jorok atau membicarakan tentang hal tabu dengan cara yang menjijikan.

Callback

Sebuah lelucon yang merujuk pada lelucon lain yang sudah dibawakan sebelumnya oleh si komika pada satu pertunjukan. Biasanya dibawakan dalam situasi atau konteks berbeda.
Contoh:
Bit 1: Bohong itu sekarang gampang. Sudah ada SMS dan BBM. Salah satu kebohongan paling sering adalah kata “OTW”. Temen lu udah panik dan BBM lu, “PING! Bro gue udah nyampe nih”, terus lu bales, “OTW Bro!”, padahal lu baru bangun dan masih lesu garuk-garuk biji.

Bit 2: Kalau Tuhan punya twitter ada yang follback nggak ya? Kalau iya mungkin Tuhan akan jawab, “Kita kopdardulu ya.” Terus Tuhan nge-twit ke @Malaikat_Pancabut_Nyawa: “Bro tolong dijemput bro”. Terus malaikatnya bales, “OTW bro!

Catch Phrase

Suatu frasa atau kalimat tertentu yang sering diucapkan oleh seorang komika dengan cara atau gaya khusus sehingga memunculkan ciri tersendiri yang dimiliki si komika tersebut.

Chunk

Kumpulan lelucon dalam satu tema yang sama.

Closer atau Closing Line

Lelucon akhir dalam suatu pertunjukkan Stand Up Comedy dan biasanya menghibur penonton dan diikuti tawa yang .

Comic atau Komika

Orang yang melawak atau menyampaikan lelucon di panggung Stand Up Comedy.

Comparison

Teknik membandingkan antara dua hal atau lebih.
Contoh Wiranagara melakukan comparison:
Orang Jawa daerah Solo itu kalau ngomong halus, “Iya to, ora to”. Tapi kalau di kampung saya, orang Jawa Ngapak itu beda, mereka kalau ngomong kayak suasana di Perang Dunia, “Iyaaaaaakk, Oraaaaakk”
- Wiranagara

Delivery

Pembawaan atau cara komika menghibur penonton di atas panggung. Delivery meliputi mimik wajah, gestur, dan juga gaya bahasa.

Emosi

Luapan perasaan atau reaksi tertentu komika ketika membawakan bahan leluconnya di atas panggung.

Gesture

Bahasa tubuh atau gerak gerik tubuh comic.

Gimmick

Alat bantu yang digunakan oleh komika dengan cara melakukan gerakan-gerakan tertentu.
Contoh:
"Sekarang hiburan nggak berkualitas, akhirnya hiburan sederhana jadi istimewa, seperti.." (Kemudian melakukan tarian Gangnam Style) - Regga Igarta

Hammocking

Teknik khusus dilakukan oleh seorang komika dalam memposisikan materi yang tidak terlalu lucu diantara dua bahan lelucon yang kuat.

Headliner

Comic yang diposisikan untuk tampil terakhir dan biasanya comic tersebut adalah seorang bintang atau spesial.

Heckler

Heckler adalah orang dari kalangan penonton yang melakukan interupsi comic untuk mengganggu si comic.

Impersonation

Teknik peniruan tokoh yang sudah terkenal. Objek yang ditiru adalah gesture dan cara bicaranya.
Contoh
"Hai guuuyyysssss!" - McDanny impersonate Ikang Fauzi.

Joke Prospector Writing System (JPWS)

Sebuah teknik penulisan bahan lelucon yang meliputi Joke Mine dan Joke Map.

Joke Map

Bagian utama dari JPWS yaitu dengan membuat set up, premise, dan punch line.

Joke Telling

Melawak dengan membawakan cerita pendek yang sudah dikumpulkan dari berbagai sumber seperti dari buku, internet, atau sumber lainnya.

Laughs Per Minute (LPM)

Ukuran atau satuan untuk menentukan berapa banyak komika tertawa dalam setiap menitnya.

Mic-ing

Teknik mengendalikan suara ketika tampil di panggung agar tidak terlalu keras maupun lemah.

Mimic

Ekspresi wajah yang ditunjukkan oleh komika ketika di panggung.

Old Bits

Lelucon lama yang digunakan kembali.

One-Liner

Lelucon yang terdiri dari satu hingga tiga kalimat saja. Teknik ini susah karena komika harus cepat-cepat memberikan realisasi atas harapan penonton.
Contoh:
Selamat malam, gimana penampilan gue malam ini? Udah kayak Bunda Dorce belum? - Babe

Open Mic

Acara Stand Up Comedy yang menampilkan para komika pemula.

Opener

Komika yang melakukan pertunjukan di urutan pertama.

Persona

Karakteristik yang memberikan ciri khusus kepada komika dan menjadikan dia berbeda dengan komika lainnya. Misalnya Dodit yang khas dengan logat Jawa dan wajahnya yang datar, atau Rahmet dengan persona anak STM-nya.

POV (Point of View)

Sudut pandang komika terhadap perihal tertentu.

Premise

Pengantar untuk membawakan penonton kepada lelucon yang hendak disampaikan.

Punch Line

Bagian yang lucu dari sebuah joke. Pada bagian ini, penonton biasanya tertawa dan bagian ini diucapkan setelah set-up. 
Misal:
"Gue nggak homo, cowok gue yang homo” – Mongol
Statemen “Gue nggak homo” adalah set-up bahwa dia tidak homo.
Statemen “Cowok gue yang homo” adalah punch-line yang menjelaskan bahwa dia ternyata homo. Penonton akan tertawa pada bagian ini.

Riffing atau Spritzing

Komentar spontan terus menerus antara komika dengan heckler. Berhati-hati jika ingin menggunakan riffing, karena sering gagal dan menyakiti hati heckler (penonton).
Contoh:
(Pandji melihat penonton menggunakan kaos MU dengan nama Rooney), "Di belakang namanya tertulis Rooney, tapi kok di depan mukanya Runyam?" – Pandji

Routine

Lelucon bertopik sama yang sering dibawakan kembali berulang-ulang di kesempatan berbeda.

Rules of Three

Teknik penggunaan tiga kalimat – dua kalimat pertama digunakan sebagai set up dan kalimat terakhir dijadikan punch line.
Contoh:
Set Up 1: “Setiap kali bertemu dengan perempuan saya selalu ingin memandangi ...
Set Up 2: ... memeluknya ...
Punch Line: ... lalu menamparnya.”

Segue

Kalimat pergantian antara satu lelucon ke lelucon lainnya.

Set

Sekumpulan lelucon yang dibawakan hingga selesai. Satu set dihitung dari komika naik panggung hingga turun kembali.

Set-Up

Bagian penjelasan dari suatu joke. Selain itu, set-up merupakan bagian yang tidak lucu karena hanya menjelaskan saja, tidak ada unsur humor.

Self-Effacing

Joke yang digunakan untuk melucukan diri sendiri dengan cara menghina atau membuka aibnya sendiri.

Street Joke

Joke yang sudah sangat umum dan sering diceritakan atau didengar oleh banyak orang.

To Bomb

Gagal membuat penonton tertawa karena jokenya.

To Kill

Berhasil membuat penonton tertawa dan menyukai joke anda sebagai komika.

Itulah beberapa istilah dalam Stand Up Comedy. Ternyata cukup banyak ya. Mungkin masih ada banyak istilah yang belum sempat kami tulis disini, tapi sebagian besar intinya adalah seperti yang dijelaskan di atas.

Referensi:

[1] anicofu.blogspot.com

Arti Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang dalam Bahasa Sunda!

Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang
Pernahkah anda mendengar istilah Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang? Istilah tersebut berasal dari Bahasa Sunda dan memiliki makna filosofis yang dalam. Istilah ini merupakan peribahasa tersohor dari Jawa Barat. Kadang kala istilah ini juga disebut juga sebagai Ngiring Jabung Tumalapung atau Ngiring Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang.

Lantas ada apa dengan peristilahan peribahasa tersebut? Kenapa kami membahas arti dari istilah tersebut? Jawabannya simple, yaitu karena maknanya yang menarik.

Apa artinya?

Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang adalah peribahasa yang berasal dari Basa Sunda dan secara literal bermakna,
Turut campur dalam pembicaraan orang, padahal dia tidak terlalu paham dengan urusannya dan bersifat memotong pembicaraan orang tersebut.
Frasa peribahasa Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang biasa digunakan dalam acara-acara atau pertemuan formal maupun informal seperti dalam naskah pidato, drama, dan sejenisnya. Ataupun anda juga dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu apa makna filosofis dari peribahasa tersebut?

Secara filosofis, peribahasa Ngiring Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang bermakna agar kita tidak memotong pembicaraan orang, tidak asal nimbrung mengenai topik yang kita tidak tahu, dan perbanyaklah mendengar ketimbang hanya berbicara saja. Jangan cuma mengandalkan kepedean saja. Pede memang penting, tapi harus diimbangi dengan pengetahuan, agar tidak menyebabkan peristiwa Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang.

Pelajaran yang dapat kita petik

Berikut pembelajaran yang dapat kita ambil dari peribahasa Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang:
  1. Jangan asal nimbrung pembicaraan orang tanpa tahu topik dan informasinya.
  2. Memberikan toleransi kepada orang dan jangan merampasnya seenaknya saja.
  3. Belajarlah untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan kita tentang suatu perkara.
  4. Jangan sok tahu tentang suatu perkara.
  5. Berlatih mendengarkan dan menghargai orang berbicara sebelum menyela atau mendapat giliran berbicara.
Ternyata ada banyak hal yang dapat kita petik. Pembelajaran dari peribahasa di atas adalah hasil interpretasi kami, anda bebas memaknainya berdasarkan cara pandang anda. Silakan tambahkan sendiri jika perlu.

Itulah arti dari Jabung Tumalapung Sabda Kumapalang yang berhasil saya gali dari berbagai informasi. Peribahasa tersebut juga kadang bisa ditemui dalam kurikulum Bahasa Sunda di sekolah-sekolah (khususnya di Jawa Barat).

Jumat, 22 Januari 2016

Ini Dia Istilah Salah Kaprah Dalam Bahasa Indonesia!

Ini Dia Istilah Salah Kaprah Dalam Bahasa Indonesia!
Pernahkah anda menyadari bahwa ada banyak istilah dan perkataan yang salah kaprah dalam Bahasa Indonesia tapi anda tetap menggunakannya. Ada banyak sekali istilah yang seperti itu. Ambil contoh kata absen. Banyak yang tidak memahami apa sebenarnya arti dari absen. Yang dipahami selama ini, absen adalah kehadiran. Padahal tidak demikian.

Jika hendak mencari dan menghitung berapa banyak istilah yang salah kaprah dalam Bahasa Indonesia, sebenarnya ada banyak sekali. Tapi, kami akan menyajikannya beberapa saja di bawah ini. Silakan langsung saja simak istilah-istilah yang salah arti tapi sudah memasyarakat yang sudah kami kumpulkan dari banyak sumber.

Rubah vs. Ubah

Banyak orang menggunakan kata ‘rubah’ untuk merujuk pada kata ‘ubah’. Misalnya, “Itu konfigurasinya harus dirubah."

Nah, kata yang benar adalah ‘diubah’ bukan ‘dirubah’. Bukan ‘merubah’ tapi ‘mengubah’. Adapun dalam KBBI terdapat kata ‘perubahan’ itu sudah benar karena “per-” merupakan prefiks dari kata dasar ‘ubah’.

Absen

Kita sering mengartikan kata ‘absen’ sebagai ‘hadir’. Teman anda yang hendak membolos sekolah tapi tetap ingin dianggap hadir suatu ketika bilang pada anda,
“Titip absen dong.”
Padahal kata ‘absen’ menurut KBBI artinya adalah tidak hadir. Jadi salah kaprah jika anda menggunakan kata ‘absen’ untuk mengindikasikan kehadiran anda.

Acuh

Dalam KBBI, ‘acuh’ bermakna peduli. Tapi kita sering salah menafsirkannya sebagai rasa ketidakpedulian. Ada sebuah frase, “Acuh tak acuh”, itu artinya adalah “peduli nggak peduli”.

Seronok

Orang-orang sering mengartikan kata ‘seronok’ sebagai sesuatu yang tidak patut untuk dilihat. Padahal sebenarnya tidak demikian. Jika anda membuka KBBI, anda akan menemukan arti dari seronok adalah enak dilihat. Berarti jika ada seseorang yang mengatakan tidak boleh menggunakan pakaian seronok, itu artinya dia menyuruh agar mengenakan pakaian yang tidak enak dilihat.
Lihatlah contoh penggunaan yang baik dan benar:
Penyanyi itu memiliki suara yang seronok dan memikat hati.

Geming

Menurut anda apa yang dimaksud dengan geming? Mungkin anda akan mengingat pada kata, ‘tak bergeming’ yang berarti tidak bergerak atau diam. Tapi jika anda mengeceknya di KBBI, geming itu sendiri berarti diam. Jadi tak bergeming adalah tidak diam.

Kita vs. Kami

Kadang dalam menggunakan kata ‘kita’ masih banyak yang mengalami kesalahan.
Contohnya:
A: “Kalian mau pergi kemana?”
B: “Kita mau pergi ke town square
Seharusnya si B mengganti kata ‘kita’ dengan ‘kami’, karena penggunaan kata ‘kita’ melibatkan si penanya juga sedangkan si penanya sendiri tidak pergi ke town square.

Penyingkatan Salah Kaprah

Ada banyak contoh kesalahan dalam menyingkat suatu nama badan atau lembaga seperti nama bank, komunitas, dan sebagainya.
Contoh:
Perseja Jakarta.
Bank BNI/BRI/BTN, dan sebagainya.
Penyingkatan di atas salah karena pada kata ‘Perseja’ sendiri sudah terdapat kata ‘Jakarta’, jadi sebenarnya tidak perlu ditambahkan kata ‘Jakarta’ lagi di akhir karena nanti jadinya, “Persatuan Sepakbola Jakarta Jakarta.”

Menunggu Hujan

Penggunaan kalimat ini juga salah. Jika konteksnya seseorang kehujanan kemudian dia menepi, dia tidak perlu mengatakan “Nunggu hujan dulu ah”, karena untuk apa hujan ditunggu. Yang seharusnya ditunggu adalah hujan reda. Jadi penggunaan kalimat yang tepat adalah, “Menunggu hujan reda.”

Jam

Ketika ingin mengetahui arah jarum jam, kita sering bertanya, “Sekarang jam berapa?”
Tahukah anda jika pertanyaan itu sebenarnya salah. Pertanyaan yang benar adalah,  “Sekarang pukul berapa?”

Air Mancur vs. Air Mancar

Berdasarkan KBBI, pancur adalah air yang mengalir kebawah, atau yang sering kita lihat pada air keran. Sedangkan pancar adalah air yang menyebar dan memancar, sehingga penggunaan istilah yang benar untuk mengatakan air yang memancar di tengah kolam adalah ‘air mancar’, bukan air mancur.

Berat vs. Massa

Kadang kita menjumpai orang berbelanja di warung sambil berkata, “Beli telur beratnya 1 kg saja”. Penggunaan kalimat tersebut sejatinya memiliki kesalahan. Jika ingin menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, orang itu harusnya mengganti kata ‘berat’ dengan kata ‘massa’ karena satuan internasional untuk berat ialah newton, jadi itu tidak benar. Tapi bukan menjadi masalah mengingat penggunaan kata ‘berat’ sudah membudaya dan disepakati secara masal oleh masyarakat Indonesia.

Tukang Sampah

Memang sudah benar penggunaan kata ‘tukang sampah’ untuk menyebut orang yang membersihkan sampah di jalanan jika merujuk pada KBBI. Tapi, menurut kami pribadi, penggunaan istilah ini rasanya kurang afdal. Seharusnya kita menyebutnya sebagai ‘petugas kebersihan’ agar lebih positif dalam konotasi penyebutannya ketimbang ‘tukang sampah’.

Rumah Sakit

Dalam KBBI dijelaskan bahwa rumah sakit adalah gedung untuk merawat orang sakit. Menurut situs ujungkelingking, penggunaan istilah ini sebenarnya kurang tepat karena seakan-akan tidak ada orientasi positif pada objek gedung dan seisinya. Akan lebih baik jika dahulu namanya dipatenkan sebagai ‘rumah sehat’.

Obat Nyamuk

Istilah ini malah berbanding terbalik dengan istilah ‘rumah sakit’. Obat itu biasanya berhubungan dengan kesembuhan. Sedangkan disini penggunaan istilah obat nyamuk bersifat membunuh nyamuk, bukan mengobati nyamuk. Jadi secara pribadi ada yang aneh dalam penggunaan istilah ini.

Duduk Sebangku

Duduk sebangku biasa diartikan sebagai duduk berdampingan satu sama lain. Tapi istilah ini kurang tepat. Duduk sebangku secara logika yaitu dua orang atau lebih duduk dalam satu bangku yang sama. Jika yang dimaksud bangku disini adalah bangku taman mungkin logis juga, karena bangkunya panjang. Tapi, bagaimana jika bangku sekolah yang bangkunya terpisah? Apakah dua orang duduk berpangkuan? Nah, disinilah letak kesalahan istilah tersebut.

Air Putih

Air putih disini maksudnya adalah air bening atau air mineral. Tapi mau bagaimana lagi, toh masyarakat sudah terbiasa menyebut air mineral sebagai air putih, jadi tidak masalah selama kau dan aku paham artinya.

Itulah beberapa istilah yang salah kaprah. Bagaimana menurut anda? Apakah merema memang salah kaprah secara pemaknaan, logika, dan filologis (tata bahasa)? Sebenarnya masih ada banyak sekali istilah yang salah kaprah dalam Bahasa Indonesia. Tapi dengan kesalahkaprahan tersebut, tidak menghambat para pengguna bahasa dalam melakukan percakapan dengan baik, selama si A dan si B paham satu sama lain maka tidak masalah.

Referensi:

[1] Nyunyu.com - Bahasa Salah Kaprah
[4] Kaskus